Wednesday, June 3, 2015

Nafas yg benar saat Fitnes ( Blog Suplemen Fitnes ada disini )

Peraturan bernapas saat melakukan latihan beban:
  • Tarik napas (bernapas dalam) ketika Anda menurunkan beban dan menghembuskan napas saat Anda mengangkat beban. Misalnya, ketika Anda melakukan bench press, Anda menghirup napas saat Anda menurunkan beban dan menghembuskan napas saat Anda mengangkat beban. ( Order Suplemen Fitnes klik disini )
  • Jika Anda tidak yakin bagaimana aturan di atas berlaku pada 1 jenis latihan beban, cobalah tarik napas ketika lempeng beban Anda turunkan dan hembuskan napas ketika lempeng beban dinaikan. Misalnya, ketika Anda melakukan leg press, hembuskan napas ketika Anda tengah memberikan beban pada kaki Anda dan sebaliknya. Jadi, satu nafas (masuk dan keluar) untuk satu repetisi.
Apa yang terjadi jika Anda tidak bisa mengingat kapan harus menarik atau menghembuskan napas? Apakah harus menahan napas?
Sebaiknya jangan, Anda tidak perlu menahan nafas. Jika Anda berhenti mengambil napas untuk semua repetisi, tekanan darah Anda bisa meningkat secara signifikan dan memberikan tekanan pada jantung. Anda kemungkinan akan mengalami sakit kepala atau pusing.
Dalam beberapa kondisi, khususnya saat Anda mengangkat beban yang berat, tanpa sengaja Anda menutup saluran udara (tenggorokan dan saluran hidung) tetapi masih berusaha mengeluarkan udara. Fenomena ini disebut sebagai manuver Valsalva.
Dampak dari manuver Valsalva adalah mengurangi aliran darah ke jantung. Selain itu, tekanan yang berlebihan dapat membuat orang tersebut pingsan, menggumpalnya darah yang menyebabkan darah berusaha keluar dari pembuluh darah, detak jantung yang tidak reguler hingga serangan jantung.
Jadi, dalam kasus terburuk ketika Anda tidak bisa menarik dan mengeluarkan napas secara benar, Anda sebaiknya bernapas saja seperti biasa. Bernapas secara normal lebih baik daripada menahan napas Anda. Kadang, powerlifters dan binaragawan juga menahan nafas selama satu set yang sangat berat, selama beberapa detik, tetapi itu bukan sesuatu yang orang awam atau weightlifter pemula harus dilakukan.
Tidak perlu khawatir jika Anda tidak dapat melakukan pernapasan secara benar. Dibutuhkan waktu untuk menguasainya. Setelah Anda mempelajarinya dan membiasakan diri, Anda akan bernapas secara benar layaknya bernapas secara alami. Mengatur napas saat mengangkat beban sangatlah penting. Selain menjaga agar oksigen tetap beredar di dalam tubuh, mengatur napas juga bermanfaat memberikan hasil yang maksimal saat berolahraga. Memaksimalkan latihan beban agar otot & hasil maksimal bisa order Suplemen Fitness Asli Murah & Ready Stok disini

Treadmil menyenangkan ini kiatnya ( Blog Suplemen Fitnes Asli )

Naikkan Tempo Latihan Anda
Lakukan pemanasan sekitar 10 menit dengan berlari kecil di awal latihan. Dan atur 2 menit tempo yang lebih cepat dari pemanasan. Lakukan tempo cepat ini sekitar 3-4 menit dan kemudian dilanjutkan dengan berjalan selama 3-4 menit. Gerakan ini merupakan satu putaran. Lakukan hingga 3 sampai 5 putaran. ( Suplemen Fitness bisa order disini )
Progression Run
Lakukan pemanasan dengan 5 sampai 10 menit dengan berlari kecil. Kemudian mulailah berlari dengan kecepatan 5 kilometer per jam. Meningkatkan kecepatan 0,2 mph setiap menit sampai Anda benar-benar kelelahan. Andrew Kastor,
ketua pelatih di Mammoth Club Track di Mammoth, California mengatakan bahwa latihan ini secara sistematis dan bertahap akan meningkatkan ambang laktat seorang atlet dan mengembangkan kesabaran mental dan meningkatkan VO2 Max.
Half-Mile Intervals
Lakukan pemanasan dengan 15 sampai 20 menit dengan berlari kecil. Kemudian berlarilah hingga setengah kilometer kemudian perlambat untuk jogging selama 200 meter. Gerakan ini merupakan satu putaran. Lakukan hingga 6 sampai 8 total putaran. Jeff Gaudette, pelatih di RunnersConnect.net. mengatakan bahwa dengan tidak sepenuhnya mengulangi keseluruhan gerakan tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk berlari cepat, tetapi juga membuat Anda memiliki kekuatan aerobik dan dukungan untuk mempertahankan kecepatan pada hari perlombaan.
Horrible Hill Workout
Lakukan pemanasan dengan 10 menit dengan berlari kecil. Mulailah latihan Anda dengan lari secepat yang Anda bisa selama 30 detik. Kemudian berjalan selama 30 detik. Setelah berjalan, larilah selama 90 detik pada kecepatan 10K, kemudian dilanjutkan dengan berjalan selama 2 menit. Gerakan ini merupakan satu putaran. Lakukan 6 hingga 9 total putaran. Latihan ini tidak hanya akan menantang sistem anaerobik dan neuromuskuler, tapi juga akan membantu membangun kekuatan tubuh Anda.
Commercial Repeat
Latihan ini membutuhkan televisi yang hidup untuk menemani latihan Anda. Lakukan pemanasan dengan 10 menit dengan berlari-lari kecil. Setiap kali iklan datang pada saat acara atau permainan yang Anda tonton, berlarilah 1 ½ sampai 2 menit per kilometer lebih cepat dari kecepatan saat Anda melakukan pemanasan sampai kembali program reguler. Lakukan ini sampai Anda benar-benar lelah.
Progresif Interval
Lakukan pemanasan dengan 10 menit dengan berlari-lari kecil. Mulailah treadmill dengan kecepatan 6 km per jam dan lanjutkan 60 detik di bidang yang agak miring dengan kecepatan itu. Kemudian turunkan kecepatan ke kecepatan yang mudah dan istirahatlah selama 60 detik. Jika Anda tidak bisa menahan kecepatan yang lebih cepat dalam 60 detik, turunkan intervalnya dengan berlari selama 30 detik dilanjutkan dengan 60 detik istirahat sampai Anda benar-benar lelah.
Manfaat Suplemen Fitness berkualitas Ada Disini

Cedera saat treadmil bisa dihindari ( blog Suplemen Fitnes )

Salah satu cara untuk mengurangi risiko cedera dari olahraga lari adalah dengan menggunakan mesin treadmill. Hampir semua treadmill memiliki fasilitas bantalan yang bisa mengurangi tekanan yang menyebabkan sakit yang dihasilkan dari aktifitas berlari pada permukaan keras.
Studi di Sport & Fitness Victoria University Australia menunjukkan bahwa berlari di atas treadmill mengurangi risiko cedera pada persendian hingga 15% dibandingkan berlari pada permukaan keras. Ini sebabnya, mereka yang mengalami masalah pada persendian dianjurkan untuk berlatih menggunakan treadmill ketimbang berlari di permukaan keras (outdoor).

Bagaimana Treadmill Mengurangi Risiko Cedera? (Order Suplemen Fitnes ? Add our WA )

Bantalan pada treadmill dimaksudkan untuk mengurangi pengeluaran energi agar tidak seperti saat berlari pada permukaan keras. Ketika berlari pada permukaan yang keras, diperlukan sejumlah upaya untuk mendorong tubuh ke arah depan dengan menggunakan betis serta untuk menekan dampak dari pendaratan kaki yang mungkin kurang tepat akibat permukaan yang tidak rata. Bantalan treadmill membantu mengurangi upaya ini.

Bagaimana Memilih Treadmill Untuk Manfaat Optimal?

Banyak merek treadmill mengakui kelebihan bentuk bantalan produk mereka. Nama-nama merek dagang juga merefleksikan kesan bahwa bantalan produk perusahaan mereka unik dan unggul. Sulit untuk membuktikan kebenaran di balik pengakuan dan kesan yang digambarkan tersebut karena para produsen biasanya tidak banyak memberikan informasi mengenai bagaimana mekanisme bantalan produk mereka benar-benar bekerja.
Sebagian besar mekanisme menyediakan fitur-fitur manual setting yang memungkinkan para penggunanya untuk memilih tingkatan dari kaku hingga sangat lembut. Pada mesin yang harganya lebih mahal, sistem penyesuaian bisa langsung diterapkan sewaktu menggunakan mesin. Sedangkan pada mesin lainnya, sistem penyesuaian hanya bisa dilakukan pada saat treadmill tidak sedang digunakan.
Hampir semua cara mengencangkan atau mengendurkan tread belt pada sistem bantalan dilakukan dengan cara meningkatkan atau mengurangi ketegangan bentuk tegangan pegas yang berfungsi memberikan tekanan terhadap bagian bawah sabuk. Sangat dianjurkan untuk mengatur ketegangan pada tread belt sampai pada titik di mana penggunanya dapat merasakan efek penyesuaiannya, dengan kondisi pijakan kaki tetap kokoh. Tingkat kenyamanan ini harus memungkinkan penggunanya dapat berlari secara aman dan efisien, bahkan selama bertahun-tahun.
Optimalkan bakar lemak dengan Suplemen Fitness Fat Burn bisa klik disini